Rasa Aman adalah Hak Bagi Setiap Orang

Beberapa hari lalu baru saja saya melihat ada ID card di beberapa angkot dan bis sehingga merasa sedikit lega akan perbaikan transportasi di ibukota. Kelegaan yang sedikit itu seakan sirna oleh kasus perampokan (dilanjutkan dengan pemerkosaan) oleh 4 orang pria biadab plus sopirnya terhadap Ros (40) seorang pedagang sayur ketika menumpang Angkot M-26 jurusan Kampung Melayu-Bekasi pada pukul 04.00 pagi.

Kejadian yang sungguh sangat ironi. Rentetan kasus beberapa bulan lalu dan kembali terulangnya kasus yang sama adalah bukti bahwa razia kendaraan belum memberikan hasil yang nyata. Tetap saja kejadian yang sama terulang kembali. Tips-tips menggunakan transportasi umum dengan aman tidak diperlukan sama sekali jika keamanan di atas angkutan umum terjamin. Dan adalah hak bagi setiap warga masyarakat untuk mendapatkan rasa aman dan tenteram yang merupakan kewajiban pemerintah untuk memberikannya, baik pemerintah pusat, daerah, hingga rw dan rt.

Perang melawan terorisme hendaknya di ubah saja menjadi perang melawan segala bentuk kejahatan dan premanisme yang selalu meresahkan masyarakat. Perang melawan kejahatan dan premanisme dapat saja disejajarkan dengan perang melawan korupsi. Mari kita tunggu, apakah akan ada tindakan serius dari pemerintah untuk memberikan rasa aman atau tidak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s