Perkembangan Bank Syariah di Kawasan Timur Indonesia Meningkat Pesat

Perkembangan Bank Syariah di Wilayah Kawasan Timur Indonesia (meliputi wilayah Kalimantan, Sulawesi, Bali dan Nusa Tenggara, Maluku dan Papua) pada tahun 2011 meningkat pesat. Berdasarkan laporan yang dipublikasikan Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter Bank Indonesia, aset perbankan syariah di kawasan tersebut meningkat 41,62 % yoy, dengan Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Syariah 42,55 % dan Pembiayaan 48,37 %. Sementara Fund Depost Ratio (FDR) tercatat 120,09 %, yang menandakan bahwa prospek pembiayaan bank syariah sangat tinggi. Seiring dengan tingginya pembiayaan dan perkembangan bank syariah, Non Performing Funds (NPF) tercatat sebesar 3,25 % , masih di bawah batas toleransi NPF 5 %. Meskipun demikian, NPF bank syariah masih lebih tinggi dari bank konvensional KTI dimana bank konvensional hanya sebesar 2,47 %. Untuk itu bank syariah terutama dikawasan tersebut, perlu menerapkan prinsip kehati-hatian lebih lanjut untuk menekan resiko dari peningkatan pembiayaan yang pesat.

Sumber : Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter Bank Indonesia. download laporan lengkapnya disini.

One comment on “Perkembangan Bank Syariah di Kawasan Timur Indonesia Meningkat Pesat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s