Prospek Perbankan Syariah 2012

Sejalan dengan perkiraan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2012 dan kinerja perbankan nasional yang masih cukup kuat untuk menahan pengaruh tekanan krisis keuangan global, perbankan syariah tahun 2012 juga diperkirakan masih tumbuh. Sementara pertumbuhan tahunan dana pihak ketiga di akhir tahun 2011 diperkirakan antara 40%-50%, sedangkan untuk tahun 2012 pertumbuhan optimis dana pihak ketiga  diperkirakan mencapai Rp182 triliun, pertumbuhan pesimis hanya Rp157 triliun dan pertumbuhan moderat diperkirakan tercapai sebesar Rp165 triliun.

Sedangkan untuk pertumbuhan pembiayaan pada tahun 2012, diproyeksikan pertumbuhan optimis diperkirakan mencapai Rp173 triliun, dengan pertumbuhan pesimis  hanya Rp. 149 triliun serta pertumbuhan moderat diperkirakan dapat mencapai sebesar Rp157 triliun.

Sebagaimana perkiraan pertumbuhan dana pihak ketiga, pertumbuhan total aset perbankan syariah di akhir 2011 diperkirakan tumbuh antara 40%-50%. Sementara, pertumbuhan moderat total aset tahun 2012 diperkirakan sebesar Rp187 triliun sedangkan pertumbuhan pesimis hanya Rp178 triliun dan optimis mencapai hingga Rp . 206 triliun. Untuk pangsa pasar perbankan syariah hingga mencapai 5% diperkirakan baru akan dicapai setelah tahun 2012.

Pertumbuhan pesimis, diasumsikan kinerja bank syariah mengalami perlambatan karena dampak krisis global kepada perekonomian domestik, dan berdampak kepada penurunan pembiayaan serta penurunan competitiveness perbankan syariah terhadap perbankan konvensional. Sementara pertumbuhan moderat, terjadi apabila jumlah bank syariah tidak bertambah namun kinerjanya tetap meningkat, dengan pola pembiayaan yang tetap didominasi trade based financing (utamanya murabahah), lalu pembiayaan perbankan syariah tidak meninggalkan UMKM. Kemudian didukung oleh kondisi perekonomian domestik yang masih stabil serta masih tetap mendukung kinerja sektor riil dan sektor ekonomi produktif lainnya. Sedangkan pertumbuhan optimis, didasari asumsi bahwa jumlah bank syariah bertambah dan ekonomi domestik tidak terpengaruh oleh gejolak perekonomian global, serta kinerja sektor riil yang tetap positif ditambah dengan kinerja  perbankan syariah yang tetap memiliki competitiveness dengan perbankan konvensional.

Sesuai dengan proyeksi ke depan, industri perbankan syariah Indonesia di tahun 2012 akan semakin fokus kepada fungsi intermediasi yang berdampak nyata bagi sektor riil, tidak hanya UMKM yang merupakan fokus pembiayaan bank syariah selama ini namun juga kepada target pembiayaan lainnya. Bahkan, skim pembiayaan dimungkinkan untuk mendanai proyek-proyek pemerintah pada program MP3EI (Master plan percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi Indonesia).

Sumber : Direktorat Perbankan Syariah 2011 – Bank Indonesia. Untuk info lebih lengkap, download outlook perbankan syariah Indonesia 2012 disini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s